
Eva Dwiana dan Ikhtiar Menyelamatkan Ingatan Kota
Bandar Lampung – Di ruang rapat Wali Kota Bandarlampung, Selasa 10 Februari 2026 siang, sejarah tidak hadir sebagai arsip kaku atau catatan usang. Ia hadir

Portal berita seni dan budaya yang mendukung pemajuan kebudayaan Indonesia

Portal berita seni dan budaya yang mendukung pemajuan kebudayaan Indonesia

Bandar Lampung – Di ruang rapat Wali Kota Bandarlampung, Selasa 10 Februari 2026 siang, sejarah tidak hadir sebagai arsip kaku atau catatan usang. Ia hadir

Di tengah riuh pembangunan Kota Bandarlampung, sebuah rumah tua di kawasan Enggal berdiri memikul ingatan yang nyaris terabaikan. Rumah Daswati—bangunan bersejarah yang kerap disebut sebagai

Hak Moral, Hak Ekonomi, dan Kegelisahan di Panggung Pertunjukan Oleh: Angga RinzaniKetua Komite Musik Dewan Kesenian Lampung / Musisi Belakangan ini, ruang-ruang diskusi para musisi—dari

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menetapkan 125 acara terkurasi dari 38 provinsi sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Program ini kembali menempatkan

Bandar Lampung — Upaya pelestarian bahasa daerah menemukan momentumnya melalui kebijakan Kamis Beradat yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Di lingkungan pendidikan, kebijakan ini dinilai memberi

Lampung Selatan — Setelah berlangsung selama enam hari, Srawung Seni Sawah V resmi mencapai puncaknya pada Sabtu, 11 Januari 2026, di hamparan sawah Desa Triharjo,

Lampung Selatan — Hamparan sawah di Desa Triharjo, Merbau Mataram, kembali menjelma menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kesadaran ekologis. Srawung Seni Sawah #5 resmi

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan Kaldera Lampung 2026, sebuah kalender event daerah yang memetakan rangkaian kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif

Bandar Lampung — Seni rupa kembali mengambil peran sosialnya. Melalui pameran bertajuk “Dialog untuk Sumatra”, UPTD Taman Budaya Lampung bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi

Bandar Lampung — Upaya menyuarakan kembali identitas lagu daerah Lampung di tengah arus digitalisasi menjadi fokus utama dalam Sarasehan dan Penampilan bertajuk “Menyuarakan Identitas Lagu