Esai teater

Merayakan Ruang Antara

(Sedikit catatan Pekan Teater Nasional 2018) Oleh Alexander GB   Pekan Teater Nasional semacam perayaan di ruang antara.  Ruang alternatif yang sekiranya dapat memecah kebekuan dan ketegangan pelaku teater di Indonesia ketika berhadapan dengan teks (narasi), naskah, isu, tema, panggung, penonton, atau bahkan ihwal lain yang dianggap di luar estetika. Ruang antara yang memungkinkan pelaku …

Continue Reading
Esai teater

TEATER POSTABSURD PILGRIM DAN KURSI-KURSI MENYELAMI SEJARAH TUHAN DAN PATAFORA

Oleh Ahmad Yulden Erwin Apa yang akan kita lakukan untuk menyelami sejarah Tuhan dan patafora—sebagai derivasi dari metafora—sewaktu menonton pementasan teater berdurasi hanya satu jam hingga satu setengah jam? Mungkin tak ada yang perlu dilakukan selain menyiapkan pikiran dan indra dan intuisi kita untuk menyerap sekian penanda yang dikomposisikan oleh sutradara dan dihadirkan oleh para …

Continue Reading
Esai teater

Dramaturgy: From Aristotle to Contemporary Circus

oleh Bauke Lievens Drama: the trinity of mimesis, mythos and catharsis Selama berabad-abad, “drama drama” Aristotelian telah berhenti pada tiga prinsip utama: tiruan atau mimesis, tindakan atau plot, dan akhirnya, kategori katarsis yang tidak sadar. Inilah yang kita baca dalam Peotry dan apa yang telah membentuk sejarah teater Barat sampai secara inclusively avant garde Eropa …

Continue Reading
Esai teater

Membaca TATANDA; Peristiwa Panggung Tanpa Belakang

oleh Surya Saluang (Pertunjukan Teater Langguage, berjudul T.A.T.A.N.D.A Pekan Teater Nasional 2018, DKJ dan Kemdikbud RI.) Area permainan  seperti  lajur di tengah-tengah  jajaran  penonton  yang duduk  lesehan  dan saling berhadapan. Panggung tidak lagi ada di depan, di samping, apalagi di belakang. Tak ada ruang belakang untuk persembunyian  pemain atau properti. Musik slompret dan geguritan Sumenep  menyala  …

Continue Reading
Esai sastra

Menggali  Gagasan  Artistik 15 Kota

Oleh Seno Joko Suyono Siapakah sesungguhnya  aku ? Tidurku dilimbur mimpi buruk yang tak mampu kukenali. Wahai pemusik, tebas akar mimpi burukku dan bukalah mataku. Siapakah sesungguhnya  aku dulu? Tugas pemusik untuk mengembalikan ingatan Raja tua Lear yang hilang  dalam naskah Rio Kishida yang akan dimainkan Komunitas Berkat Yakin Lampung itu sesungguhnya  adalah juga tugas …

Continue Reading
Esai teater Tokoh

BELAJAR BERSAMA MAESTRO (BBM) ISWADI PRATAMA

Teater Asyik, Asyik Teater* (BELAJAR BERSAMA MAESTRO (BBM) ISWADI PRATAMA) oleh Alexander GB Sore, langit sepia, angin berhembus lembut, seorang  lelaki setengah baya mengenakan kaos biru dan celana jean hitam berdiri di beranda rumah yang sebagian dindingnya dicat warna kunyit. Seulas senyum mekar menyambut kedatangan belasan remaja yang baru tiba dari Bandara Raden Intan. Tawa …

Continue Reading
Esai teater

Raja Dalam Box

oleh Dendi Madiya* Raja piknik. Jalan-jalan sambil merebahkan dirinya dalam box container plastik. Blusukan ke hutan  dan desa. “Ingin melihat  penderitaan rakyat,” katanya. Sebuah permainan teater yang rapi dan mengasyikkan telah dipentaskan Komunitas Berkat Yakin (Kober) pada Pekan Teater  Nasional di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki- Jakarta, 7 Oktober 2018, sore hari. Adegan demi …

Continue Reading
Esai teater

Membaca Festival Teater Anak Tubaba 2018

Anak-anak sebagai Subyek Kota (Esei pengantar Festival Teater Anak Tubaba 2018) Oleh Nyoto Subbroto Dalam usia 9 tahun Kabupaten Tubaba telahbergerak maju melebihi usianya. Sebagaimana galibnya kabupaten baru, setiaptahuninfrastruktur kota diperluas cakupannya. Kabupaten yang secara parodis disebut oleh warganya sendiri sebagai kabupaten bukan-bukan (bukan lintasan dan bukan tujuan), selain membangun sarana primer juga membangun ruang-ruang …

Continue Reading
Esai sastra

Membaca Buku Puisi REKAMAN TERAKHIR BECKETT (2)

Inovasi, baik di dalam seni maupun sains, mesti memiliki landasan teoritis yang kokoh, sehingga dengan itu orang yang memiliki kompetensi—siapa pun orangnya—bisa menguji-nya. Hasil dari pengujian itu hanya ada dua, yaitu: terbukti inovatif atau tidak terbukti inovatif. Oleh karenanya, sebuah klaim inovasi di dalam seni atau sains harus memiliki lan-dasan teoritisnya. Ketika Einstein menyanggah teori …

Continue Reading
Esai sastra

Membaca Buku Puisi REKAMAN TERAKHIR BECKETT (1)

Catatan Membaca Kumpulan Puisi “REKAMAN TERAKHIR BECKETT” Karya Ari Pahala Hutabarat Oleh Ahmad Yulden Erwin* “It certainly concerns God, for the genealogy of evil is also a theodicy. The catastrophic origin of societies and languages at the same time permitted the actualization of the potential faculties that slept inside man.”1) — Jaques Derrida, “Of Grammatology”, …

Continue Reading