Peran Pesan Damai: “Nyala yang Tumbuh di Kepala”

Peraih Hibah Perdamaian Yayasan Kelola, 2017

Peran Pesan Damai: “Nyala yang Tumbuh di Kepala”
Sabtu, 15 April 2017
pukul 19.30 WITA
Gedung Serbaguna Tambu
Donggala, Sulawesi Tengah

Tawa Yang Riang Anak Anak Itu Menjelma Kesedihan Yang Begitu Dalam. Keyakinan Para Lelaki, Keteguhan Hati Serta Dendam Menjadi Nyala Yang Tumbuh Dikepala. Mereka Tak Lagi Melihat Dirinya Sebagai Manusia, Mereka Menjelma Besi.
Dibakar Ia Membara
Ditempa Ia Membaja
Diasah Ia Melukai Dirinya Sendiri
Dihujam Ia Berdarah.

“Darah Harus Dibayar Dengan Darah” Menjadi Penyebab Duka Yang Mendalam. Para Perempuan Selalu Menjadi Muara Kesedihan. Walau Mereka Merawat Anak-Anak Dengan Kasih Yang Tanpa Pamrih. Sekalipun Para Lelaki Kadang Tak Mempedulikan, Mereka Tetap Menerima Dengan Tabah Dan Ikhlas. Karna Mereka Adalah Lautan Kehidupan. Mereka Kehilangan, Mereka Menangis, MerekaYang Menanggung Segalanya. “Aku Ini Ibunya Kau Tak Mengerti Betapa Sedihnya Hati Ini, Aku Memohon Kepada Kamiu Tuaka Dari Ujung Kaki Sampai Ujung Rambut Jangan Ada Setetes Darah Yang Mengalir. Biarlah Kita Yang Menanggung Segalanya”

Mengusung tema besar Peran Pesan Damai, Sanggar Seni Hati menggarap pertunjukan teater berdurasi 45 menit “Nyala yang Tumbuh di Kepala” karya Abdian Rahman. Pementasan ini melibatkan 16 orang pemain yang berasal dari dua kecamatan, tiga sekolah dan tujuh desa yang berbeda, yaitu Desa Lompio, Desa Lende, Desa Labean, Desa Lombonga, Desa Meli, Desa Tambu dan Desa Mapane.

Hibah Cipta Perdamaian merupakan program Kelola yang didanai oleh Kedutaan Besar Denmark sejak September 2015. Hibah ini diberikan kepada seniman dan komunitas seni yang berdomisili serta berkarya di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Hibah Cipta Perdamaian bertujuan untuk memperkuat upaya perdamaian dan rekonsiliasi melalui kegiatan seni dan budaya dalam komunitasnya masing-masing. Program ini juga bermaksud untuk mendukung seniman Indonesia Tengah dan Timur untuk memperkuat kapasitas mereka dalam menyuarakan pikiran dan kepedulian mereka melalui karya kreatif, sekaligus mendorong mereka untuk terlibat dalam dialog-dialog perdamaian dengan pemangku kepentingan lain. Diharapkan, dengan adanya program ini, keterampilan dan pengetahuan seniman-seniman di Indonesia Tengah dan Timur akan meningkat, dan terekspos ke dalam jejaring seni di wilayah mereka, juga di seluruh Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*