Teater Kedai, Profile Penampil Festival Oktober DKL 2016

Teater Kedai
Satu Panggung dua Lakon
Penagih Hutang &
Barabah
Sabtu, 8 Oktober 2016
pukul : 15.00 WIB s.d. selesai
Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung

Teater Kedai
Teater kedai adalah kelompok teater yang tidak semua anggotanya menekuni teater dalam kesehariannya. Masing-masing anggota memiliki pekerjaan di luar panggung teater. Kehadiran Teater Kedai di atas panggung pertunjukan membuktikan bahwa sejatinya teater memang milik publik.

Teater Kedai memilih bentuk kolektif yang memungkinkan para anggotanya dapat bertindak sebagai aktor, sutradara, penulis lakon, atau penata dan pelaksana produksi. Tidak ada sutradara utama, aktor utama, penulis utama, dan utama-utama lainnya. masing-masing anggota Teater Kedai punya kesempatan yang sama untuk menjadi apa saja setiap produksi pertunjukan.

Teater Kedai, setelah pementasan Barabah dan Penagih Hutang
Teater Kedai, setelah pementasan Barabah dan Penagih Hutang di Teater Salihara Jakarta. Foto Dokumentasi Teater Kedai

Tentang Satu Panggung Dua Lakon

Penagih Hutang dan Barabah dalam Satu Panggung Dua Lakon adalah produksi Teater Kedai yang sebelumnya pernah dimaikan di Teater Salihara Jakarta pada April 2016. Saat itu dua lakon ini disutradarai oleh Iswadi Pratama yang menjadi pengampu Kelas Akting Saliharara, dimana para anggota Teater Kedai menjadi pesertanya.

Pada pertunjukan kali ini, ada sejumlah perubahan yang menjadikannya berbeda dengan pementasan sebelumnya.

12524148_263286357344143_4078274173633410343_n
Teater Kedai memberikan salam usai pementasan. Foto Dokumentasi Teater Kedai-Jakarta

Barabah
Barabah adalah naskah drama lawas yang digubah Bustami Djalid alias Motinggo Busye pada 1963. Lakon ini mengisahkan sosok perempuan bernama Barabah yang menikah dengan Banio, lelaki tua dengan pengalaman naik pelaminan sebanyak 12 kali. Kesetiaan Barabah kepada Banio yang sudah tentu tak masuk dalam tipe pria ideal adalah cermin betapa cinta berujung cemburu kerap menyuburkan kecurigaan mematikan nalar.

Barabah dimainkan oleh Angelina Enny, Anggiyandra, Arief Sufyan, Iwan S. Djong, Syakiep Sungkar dan disutradarai Fitria Sari.

Pementasan Barabah oleh Teater Kedai-Jakarta, di Teater Salihara
Pementasan Barabah oleh Teater Kedai-Jakarta, di Teater Salihara Jakarta. Foto. dokumentasi Teater Kedai

Penagih Hutang
The Boor adalah karya yang ditulis Anton Chekov lebih dari seabad lalu. Di Indonesia, karya ini dikenal dengan judul Penagih Hutang dan Orang-orang Kasar. Kedua terjemahan itu merujuk pada satu karya yang sama. The Boor.

Penagih Hutang mengisahkan kesedihann yang mendalam sosok Nyonya oleh sebab meninggalkanya sang suami tujuh bulan silam. Di tengah duka yang berlarut datang Penagih Hutang menagih hutang mendiang suami Nyonya. Penagih yang jatuh hati dan Pengingkarang Nyonya pada rasa ketertarikannya kepada lelaki lain menjadi nadi cerita lakon ini.

Lakon ini dibawakan oleh Agit Nugroho, Arief Sufyan, Sita Nursanti, dan disutradarai Putri Ayudya.

14364724_338838413122270_1956159106872190189_n

Kerabat Produksi
Satu Panggung Dua Lakon
Penata Produksi: Hendromasto Prasetyo
Pelaksana Produksi: Ristiawan Lanang
Tata Busana : Ladya Manoppo
Pencatat Proses : Gladhys E Syahutari
Penata Lampu: Gandi Maulana Imam
Dokumentasi: Fitria Sari

1 Trackback / Pingback

  1. Menyaksikan Barabah dan Penagih Hutang di akhir pekan | Warta Seni

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*